Di balik setiap keping intip yang renyah, tersimpan kenangan panjang. Ibu Suminah, nenek kami yang hidup di kampung Laweyan Solo, adalah orang pertama yang mengajarkan kami bahwa kerak nasi bukan sekedar sisa — ia adalah harta yang tersembunyi.
Intip emas lahir dari keinginan sederhana: melestarikan cita rasa yang hampir hilang ditelan zaman, dan menghadirkannya kembali ke meja makan keluarga Indonesia modern.
Dibuat segar setiap hari dari bahan alami pilihan. Tanpa MSG, tanpa pengawet, murni dari dapur kami ke tanganmu.
Resep turun-temurun dari nenek moyang Solo. Setiap keping intip diproses dengan tangan dan penuh perhatian.
Menggunakan teknik pengolahan beras khas Solo yang sudah ada sejak abad ke-18 di masa kejayaan Keraton Surakarta.
Dikemas dalam kemasan kedap udara yang menjaga kerenyahan hingga 30 hari. Aman dikirim ke seluruh penjuru Indonesia.
"Pertama kali coba Intip Emas, langsung keinget waktu kecil dulu sering minta nenek di Solo. Renyahnya itu lho, beneran autentik banget. Sekarang udah jadi langganan tetap, tiap bulan pasti order!"
"Beli buat oleh-oleh teman kantor, eh malah nggak sampai di kantor karena keburu abis di jalan. Varian Pedas Mercon benar-benar menantang! Sudah pesan 3x dalam sebulan ini."
"Anak-anak saya yang biasanya susah makan camilan tradisional, malah ketagihan Intip Emas Gula Jawa. Senang sekali menemukan camilan yang sehat dan lezat sekaligus. Recommended banget!"
Dapatkan diskon 20% untuk pemesanan pertama. Gunakan kode INTIP20 saat checkout. Stok terbatas, jangan sampai kehabisan!
Kami siap melayani pemesanan dan pertanyaanmu setiap hari Senin–Sabtu, pukul 08.00–17.00 WIB.
Jl. Laweyan No. 47, Kelurahan Laweyan,
Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta
Jawa Tengah 57143